Sabtu, 15 November 2014

Kilauan Kehidupan

Kilauan singkat ditengah waktu yang lewat
orang beriman yang terus berjalan untuk mengukir kenangan tentang dunia ini
saat tidak membutuhkan mimpi Tidak bisa melihat siapa pun 
ketika mereka membuang semua
tercatat dalam hati "tak mau menyerah".

Masih dalam celah antara ideal dan kenyataan
Meskipun kaki terikat oleh belenggu pengorbanan
tak bisa mengatasi dorongan hati yang meluap Karena
hati yang memiliki keinginan kuat.

“Kebohongan”, “Ketakutan, “Kesombongan”, “Kesedihan”
takan lemah dengan berbagai hal negatif
penipu yang tidak tahu kesepian.

menengadah ke langit dimana bintang-bintang itu tak terlihat
Bertanya pada diri sendiri, “Apa aku miliki keraguan?”
sesuatu yang tak realistis Di ujung jalan yang menghubungkan
hari esok, terapung dalam pikiran dan membayangkan.

Diterima di dunia ini bahwa “kebenaran” ada batasnya
miliki cita-cita dalam genggaman yang tak dimiliki orang lain
Menembus kesederhanaan merubah menjadi kenyataan,
keyakinan, dan kebenaran mutlak...


By Jems Ryudi Aewen 

Rabu, 05 November 2014

ironi sang angkuh


Sebuah perjalanan panjang nan terjal, suatu kejujuran bisa saja terbalaskan dengan dendam yang terselubung.

Suatu ironi saat perjuangan hanya berujung kepada sebuah angan, sebuah tamparan keras saat kerja keras hanya di pandang sinis dan tak berarti apa-apa.

Suatu kegagalan dalam hidup tatkala letih menunggu tanpa dilawan dengan gempuran semangat roda kehidupan, hanya sebuah angan saat racun keputusasaan kuasai kerajaan hati dan meluluh lantahkan akal sehat.

Hanya sebuah angan saat gelombang hitam menyapu putihnya hati, menghujam deras disepanjang aliran darah, merobohkan sistem yang kuat dengan api ke egoisan.

Hanya sebuah angan yang datang tanpa lelah, dikala sang mentari menyapa terbalas dengan keangkuhan, sebuah ironi sang penguasa yang angkuh.

Ikuti di twitter      By. Mabub Junaidi

Senin, 03 November 2014

Sudah sadarkah kita dengan semua itu???


Sebuah kesempatan bagus cuma akan datang satu kali kurun waktu yang cukup lama, tak ada kata untuk menyesal karena kesempatan itu sudah lari jauh meninggalkan mu.

Tak da guna juga kita menangis, meratap, mengadu semua yang sudah terjadi, tak kan juga bisa mundur waktu yang telah berjalan kedepan tanpa ampun, menggerus semua perjalanan hidup manusia, tak akan diberi satu detik pun untuk dia mengulang kejadian saat itu juga.

Seperti gelombang yang menerjang ke daratan tiada ampun buat siapa pun yang menghadang dia di depannya, semua akan di ratakan oleh kekuaatannya. Sebuah perjalanan hidup manusia yang menyia-nyiakan waktunya hanya untuk mencari kesalahan orang lain, mencari masalah dengan orang, mencari nafka dengan cara haram dan semua sifat negatif yang di pelihara.

Tak ada guna semua waktu yang sudah di pakai untuk hal-hal seperti itu, karena lupa kepda sang pencipta yang sudah memberikan kita nikmat hidup, nitkmat sehat, nikmat harta benda dan lain sebagainya, yang tanpa di sadari tak pernah terucap kata syukur yang ikhlas kepadanya.

Hanya mengeluh dan terus mengeluh yang bisa di lakukan, tak pernah di sadarikah itu ???
Kalau kelak kau di hari penghitungan, semua harta benda yang kita punya akan di hitung dan di pertanggung jawabkan di akhirat kelak, dan tak bisa kita banggakan lagi.

Sudah sadarkah kita dengan semua itu???
silahkan renungkan.

By. Mabub Junaidi      Ikuti di twitter

Jangan Sekali-kali Buka Kalau gak Mau Ketagihan Buka Lagi

Bukan Inspirasi atau Motivasi

Translate